
Persiapan melahirkan mencakup pemeriksaan kehamilan, rencana persalinan, perlengkapan ibu dan bayi, serta kesiapan fisik dan mental. Salah satu yang bisa didiskusikan dengan bidan adalah pijat perineum untuk ibu hamil, terutama menjelang persalinan pervaginam.
Lalu, apa saja yang perlu disiapkan agar Moms lebih siap menghadapi hari kelahiran?
Apa Saja Persiapan Melahirkan yang Perlu Dilakukan?
Diskusikan tempat bersalin, pendamping, pilihan penanganan nyeri, dan rencana jika kondisi persalinan berubah. Siapkan transportasi, dokumen pemeriksaan, serta tas berisi pakaian ibu, pembalut nifas, dan kebutuhan bayi. Rencana persalinan membantu menyampaikan preferensi, tetapi tetap perlu menyesuaikan kondisi medis.
Selain perlengkapan, ikuti kelas persiapan persalinan atau birth education. Gunakan kesempatan ini untuk bertanya tentang proses kelahiran, latihan relaksasi, dan peran pendamping. Catat pertanyaan sebelum kontrol agar kekhawatiran Moms dapat dibahas satu per satu.
Pijat Perineum Itu Apa dan Apa Manfaatnya?
Perineum adalah area antara lubang vagina dan anus. Pijat perineum merupakan pijatan lembut untuk membantu jaringan di sekitar area tersebut beradaptasi terhadap peregangan saat kelahiran.
Manfaat pijat perineum sebelum melahirkan mencakup membantu mengurangi risiko robekan, terutama pada ibu yang pertama kali melahirkan pervaginam. Namun, pijatan ini tidak menjamin persalinan tanpa robekan atau jahitan.
Kapan Mulai Pijat Perineum saat Hamil?
Menurut RCOG, pijat perineum dapat dimulai sejak usia kehamilan 35 minggu. Konsultasikan terlebih dahulu dengan bidan atau dokter untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi kehamilan Moms. Pasangan juga dapat membantu jika Moms merasa nyaman.
Pijat Perineum Pakai Apa dan Kapan Harus Dihindari?
Gunakan minyak atau pelumas yang sesuai untuk pijat perineum berdasarkan arahan tenaga kesehatan. Cuci tangan, pendekkan kuku, dan pilih posisi nyaman sebelum memulai.
Jangan lakukan pijatan jika ketuban diduga pecah atau terdapat infeksi vagina. Hentikan jika terasa nyeri dan hubungi bidan. Bersama Rintik, jadikan persiapan melahirkan sebagai kesempatan memahami tubuh, melibatkan pasangan, dan membangun kebiasaan perawatan yang tepat.
